2015

Kenaikan Iuran Peserta PBI Terlalu Rendah

Upaya pengendalian apa pun yang dilakukan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dinilai sulit menekan rasio klaim pendanaan Jaminan Kesehatan Nasional. Itu terjadi jika iuran peserta penerima bantuan iuran di bawah usulan yang sebesar Rp 36.000 per orang per bulan.

Read more …

Formula Upah Lebih Terukur

Pemerintah mengusulkan formula sistem pengupahan yang baru sebagai bagian dari paket kebijakan ekonomi keempat. Pemerintah berharap usulan formula ini bisa menjamin buruh tidak jatuh pada sistem upah minimum yang murah.

Read more …

OJK Kaji Naikkan Batas Rasio Kecukupan Modal Asuransi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengkaji kemungkinan menaikkan batas rasio kecukupan modal perusahaan asuransi yang ditunjuk menjadi entitas utama dalam konglomerasi.

Read more …

Koordinasi Manfaat Hanya Untuk Rawat Inap Tingkat Lanjut

Asosiasi perasuransian dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan akhirnya menyepakati bahwa koordinasi manfaat (coordination of benefit/CoB) hanya berlaku bagi pelayanan Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL).

Read more …

AAJI: Obligasi Infrastruktur Mulai Diminati Perusahaan Asuransi

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) meyakini obligasi di sektor infrastruktur bakal mendulang minat di kalangan pelaku usaha asuransi.

Read more …

RI Tuan Rumah Kongres Agen Asuransi se-Asia Pasifik

Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan kongres agen asuransi jiwa se-Asia Pasifik atau Asia Pacific Life Insurance Council (APLIC).

Read more …

Rekomendasi PAMJAKI untuk BPJS Kesehatan

Perkumpulan Ahli Manajemen Jaminan dan Asuransi Kesehatan Indonesia (Pamjaki) mempertanyakan kesiapan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, termasuk aspek kepesertaan dan pelayanan kesehatan.

Read more …

Tingkatkan Peran Statistik dan Aktuaria untuk Merevitalisasi Industri Asuransi dan Dana Pensiun

Asuransi dan dana pensiun merupakan usaha yang menjanjikan perlindungan dan manfaat di masa depan, kepada pemegang polis dan peserta, sekaligus menghimpun dana masyarakat. Dengan peran tersebut, makin terasa kebutuhan akan hadirnya industri asuransi dan dana pensiun yang sehat, dapat diandalkan, amanah, dan kompetitif.

Read more …

Aset Industri Asuransi 2014 Tumbuh 17,5%

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pertumbuhan aset industri asuransi (unaudited) sepanjang 2014 sebesar 17,5% menjadi Rp755,4 triliun dari Rp643 triliun pada periode tahun sebelumnya.

Read more …

OJK revisi UU perasuransian

Terbitnya Undang-Undang (UU) nomor 40 tahun 2014 tentang perasuransian membawa angin segar. Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) berharap peraturan ini makin membuat nyaman masyarakat.

Read more …