Menilik Pertumbuhan Industri Asuransi di Indonesia

Jum'at, 14 Desember 2018 19:22 WIB
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta - Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Dody A.S Dalimunthe, mengatakan industri asuransi secara umum di Indonesia masih belum menjadi primadona dibandingkan segmen industri lainnnya.

"Awarness terhadap perusahaan asuransi memang masih rendah. Penetrasi industri asuransi di Indonesia jika dibandingkan GDP-nya justru di bawah 3%," paparnya di Thamrin Nine Ballroom, Jakarta, Jumat (14/12/2018).

Hal tersebut juga dilihat serupa untuk segmen asuransi jiwa. Direktur Aksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Wiroyo Karsono, mengatakan industri asuransi jiwa masih belum terlalu banyak dilirik.

"Asuransi jiwa ini, istilahnya belum terlalu seksi kalau untuk talent-talent terbaik," katanya.

Padahal, ia melanjutkan, industri asuransi jiwa turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Sampai kuartal ke-III periode September 2018, asuransi jiwa mencetak pertumbuhan baru. Meskipun kondisi ekonomi tidam begitu cemerlang di tahun ini,  tapi pertumbuhan naik 6,4% secara yoy," tambahnya.

Penulis: Nadya Zul El Nuha

Editor: Kumairoh

Sumber: WartaEkonomi.co.id

Go back